Danrem: Ketahanan Pangan Aspek Strategis

Beltim – Ketahanan pangan merupakan aspek strategis yang harus dipenuhi demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Program pembangunan nasional, pencapaian swasembada pangan merupakan pekerjaan bersama pemerintah daerah bersama stakeholder terkait.

Demikian disampaikan Kolonel (Inf) Murlim Mariadi, Danrem 045 Garuda Jaya saat acara Tanam Padi Perdana di Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau Kabupaten Belitung, Kamis (7/5/2015). Ia menambahkan, kegiatan ketahanan pangan merupakan bagian dari program pembangunan.

“Ini telah dicanangkan Bapak Presiden Republik Indonesia sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan di negara yang kita cintai ini. Dalam kurun waktu tiga tahun, swasembada pangan harus tercapai,” ungkap Murlim.

TNI AD beserta jajaran mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam hal pemenuhan ketahanan pangan hingga pencapaian swasembada pangan di daerah. Ia mengatakan, seluruh anggota TNI-AD wajib mengikuti, mengawal serta bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk menyukseskan program ketahanan pangan.

“Kita mengerahkan seluruh kekuatan komando kewilayahan, terutama para Babinsa di desa-desa,” tegasnya.

Kabupaten Belitung mempunyai potensi besar, menurutnya, ini merupakan modal bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten. Namun harus diperhatikan memberdayakan petani ke arah pola bertani efektif serta efisien dengan memaksimalkan penyuluh-penyuluh secara berkesinambungan.

“Petani memiliki peran besar menyukseskan keberhasilan tanaman padi, sehingga perlu adanya pendampingan dari para Babinsa dan para penyuluh lapangan secara intensif,” tutur Murlim.

Koordinasi dan kerja sama ini hendaknya dapat terus berlanjut dan ditingkatkan. Ia berharap pemenuhan ketahanan pangan dan pencapaian swasembada pangan di daerah, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat terealisasi.

Hal senada disampaikan Sahani Saleh Bupati Belitung. Ia juga mengharapkan kebersamaan antara pemerintah provinsi, kabupaten dan Korem 045 Garuda Jaya dapat terus dilanjutkan. Penanaman perdana padi kali ini merupakan momen tepat dalam mendiskusikan dan membahas isu-isu seputar pertanian.

“Selama ini banyak mengandalkan pasokan pangan dari Pulau Jawa. Karena berada di wilayah kepulauan, terkadang timbul kendala yang berdampak negatif bagi harga dan ketersediaan komoditas. Untuk itu, swasembada pangan untuk beberapa tahun ke depan harus dicapai,” tutur Sahani.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari
Bidang Informasi: 
SATPOLPP

Berita

08/09/2017 | Satpol PP Prov. Kep. Ba...
13/09/2016 | Humas Satpol PP
22/08/2016 | Diskominfo Babel
07/04/2016 | Dinas Kominfo
07/05/2015 | Dinas Kominfo
07/05/2015 | Dinas Kominfo
16/04/2015 | Dinas Kominfo
06/02/2013 | Dinas Kominfo