Satpol PP Koordinasi Tiga Dinas Masalah Polusi Ternak Babi

Pangkalpinang - Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi dengan tiga dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkait laporan mengenai pencemaran lingkungan yang berasal dari peternakan babi di Desa Beluluk Bangka Tengah. Tiga dinas yang terkait urusan ini antara lain Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Demikian disampaikan oleh M. Anwar, Kasie Pemeriksaan dan Penyidikan Bidang Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/01).

"Koordinasi ini dilakukan sebagai persiapan mediasi yang akan dilaksanakan di ruang rapat Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, besok (16/01)." ungkap Anwar.

Selain tiga dinas, akan hadir juga Kades dan Kadus Desa Beluluk yang menaungi wilayah terjadinya laporan pencemaran lingkungan, Kepala Sekolah SMK 1 Pengkalan Baru sebagai pihak pelapor, pemilik peternakan babi, dan Satpol PP Bangka Tengah.

Sebelumnya, Satpol PP sudah melakukan pemantauan secara langsung ke lokasi pencemaran lingkungan pada Jumat, (12/01) atas laporan yang masuk ke Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pihak SMK 1 Pangkalan Baru mengeluhkan bau busuk dari peternakan babi yang berlokasi tak lebih 30 meter dari sekolah. Berbagai upaya yang sudah lebih dulu ditempuh oleh pihak sekolah tidak membuahkan hasil.

Menurut Anwar, mediasi yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama pihak terkait di SMK 1 Pangkalan Baru (Jumat, 12/01), belum mendapatkan titik temu penyelesaian masalah pencemaran lingkungan ini. Pemilik peternakan babi tetap bersikeras dan tidak melalukan tindakan apapun untuk mengurangi polusi udara yang terjadi.

Adapun mediasi lanjutan yang akan diadakan Selasa besok (16/01), akan membahas lebih lanjut dampak kesehatan dan lingkungan, serta regulasi mengenai pencemaran lingkungan, kemudian meminta pemilik peternakan babi untuk bertindak segera mengatasi pencemaran akibat ternak babinya.

"Apabila nantinya masih tidak ditemukan solusi dan tidak ada tindakan nyata dari pemilik peternakan babi, maka mungkin aja permasalahan ini akan berlanjut sampai persidangan," pungkas Anwar. (rus)

Sumber: 
Humas Pol PP
Penulis: 
Rusmini
Fotografer: 
Satpol PP
Editor: 
Rusmini
Bidang Informasi: 
SATPOLPP
Tags: 
#polppbabel #kasus