Target, 2017 Babel Swasembada Pangan

Belitung – Target, 2017 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung swasembada pangan. Target tersebut sejalan dengan program nasional untuk lebih gencar meningkatkan produksi pertanian. Selain padi, pemerintah pusat juga menganjurkan agar masyarakat petani menanam jagung dan kedelai.

Rustam Effendi Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menjelaskan, pemerintah mendorong akses informasi menuju peningkatan pendapatan efektivitas lahan. Ini dilakukan sebagai upaya meningkatakan kesejahteraan masyarakat petani, khususnya di wilayah Pulau Belitung.

“Menteri pertanian melakukan upaya khusus (upsus). Upsus ditugaskan berkoordinasi dengan kabupaten menuju langkah-langkah swasembada pangan 2017,” kata Gubernur saat temu wicara dengan masyarakat Desa Kacang Botor Telingsing, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Kamis (7/5/2015).

Swasembada pangan tahun 2017, jelas Gubernur, merupakan program yang dicanangkan secara nasional. Pelaksanaan program ini, pemerintah bekerja sama dengan TNI melalui Korem kemudian diteruskan ke bintara pembina desa (Babinsa). Petani harus bisa bekerja lebih baik, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Jika hasil panen banyak dan berlimpah namun kesulitan memasarkan, Dinas Koperasi dan Disperindag akan mengatasi permasalahan tersebut,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kegiatan yang digelar Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut bertujuan mengoptimalkan lahan produktif. Total luas persawahan di Bangka Belitung sekitar 11.587,5 hektare.

Target produksi pertanian dari sejumlah lahan tersebut sebanyak 35.090 ton, yakni padi sawah 25.304 ton dan padi lahan kering 9.786 ton. Produksi padi di Kabupaten Belitung tahun 2014 sebanyak 1.971 ton, dengan rincian padi sawah 1.879 ton dan padi lahan kering 92 ton.

Sedangkan target produksi padi sawah di tahun 2015 sebanyak 2.499 ton, dan padi lahan kering 184 ton. Untuk mencapai sasaran tersebut masih kekurangan sebesar 712 ton. Adanya program upsus tahun 2015, dilakukan pembukaan lahan persawahan di Kabupaten Belitung seluas 273 hektare. Langkah tersebut diharapkan dapat memenuhi target produksi pertanian.

Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung tercapainya program swasembada pangan di antaranya, pengembangan jaringan irigasi, optimalisasi lahan di empat kabupaten yakni Kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur. Selain itu dilakukan pendampingan verifikasi, validitas penyaluran pupuk bersubsidi, serta pendampingan dari anggota TNI.

Melalui swasembada pangan, jelas Gubernur, dapat memupuk kemandirian ekonomi. Sehingga dapat terwujud mandiri dan berdaulat terhadap ketahanan pangan. Mari berpikir sehingga banyak tenaga kerja terserap, menekan angka kemiskinan yang menjadi tujuan pemerintah. Peran TNI sebagai motivator agar petani rajin dan giat mewujudkan swasembada pangan.

TNI bertindak memotivasi serta melakukan pengawasan. Ia menambahkan, sedangkan tenaga penyuluh sebagai pembimbing agar petani mampu menanan padi yang sehat dan bisa panen lebih dari dua kali. Sementara tugas Dinas Pekerjaan Umum mengawasi dan membangun infrastruktur mendukung irigasi persawahan.

"Dinas Pekerjaan Umum mengurus masalah irigasi, kalau tidak diurus kepala PU akan saya panggil,” tegasnya.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Evani
Fotografer: 
Nona Dian Pratiwi
Editor: 
Huzari
Bidang Informasi: 
SATPOLPP

Berita

08/09/2017 | Satpol PP Prov. Kep. Ba...
13/09/2016 | Humas Satpol PP
22/08/2016 | Diskominfo Babel
07/04/2016 | Dinas Kominfo
07/05/2015 | Dinas Kominfo
07/05/2015 | Dinas Kominfo
16/04/2015 | Dinas Kominfo
06/02/2013 | Dinas Kominfo