BELITUNG TIMUR — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, mengatakan Senam Serumpun Sebalai dihadirkan sebagai legasi baru dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain mendorong masyarakat hidup sehat, senam ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah dan memperkuat kebersamaan. Hal tersebut disampaikan Budi Utama yang juga menjabat Ketua Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat sosialisasi Senam Serumpun Sebalai di GOR Dispora, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Rabu (14/10/2026).
“Pak Gubernur ingin ada legasi berupa senam baru. Terakhir kita memiliki senam baru pada 2018, sehingga sudah sekitar tujuh tahun tidak ada senam baru. Karena itu, beliau meminta agar pada masa kepemimpinannya dapat dipersembahkan senam baru dalam rangka Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, Senam Serumpun Sebalai terdiri atas tujuh gerakan yang merepresentasikan kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perpaduan gerakan tersebut menjadi upaya mengangkat kekayaan budaya lokal melalui aktivitas olahraga yang dapat dilakukan bersama oleh berbagai kalangan masyarakat. Sosialisasi di Belitung Timur diikuti ratusan peserta yang terdiri atas guru olahraga, perwakilan murid, perangkat desa dan kecamatan, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), hingga sanggar senam. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan sesuai irama musik dan arahan instruktur.
Sebelumnya, sosialisasi sekaligus peluncuran perdana Senam Serumpun Sebalai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah dilaksanakan pada Jumat (9/10/2026). Salah satu kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan melibatkan jajaran pegawai di lingkungan instansi tersebut. Menurut Budi, pengenalan Senam Serumpun Sebalai akan terus diperluas agar semakin dikenal dan dipraktikkan masyarakat. Respons positif juga terlihat melalui media sosial, termasuk banyaknya masyarakat yang menanyakan video tutorial senam tersebut.
“Alhamdulillah, respons di media sosial cukup baik. Banyak yang sudah melihat dan menanyakan video tutorialnya. Artinya, masyarakat mulai tertarik dengan Senam Serumpun Sebalai ini,” katanya.
Budi menambahkan, Senam Serumpun Sebalai direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-26 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ia berharap senam tersebut dapat menjadi sarana pemersatu masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat dan kecintaan terhadap budaya daerah.
“Harapannya, senam ini bisa menjadi pemersatu. Melalui olahraga, kita bisa bergerak bersama, menjadi lebih sehat, dan memperkuat kebersamaan untuk mewujudkan Bangka Belitung yang berdaya,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi di Belitung Timur turut dihadiri Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Suzano, serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belitung Timur, Amrizal.